Multidisciplinary Cancer Care Seminar
19 Desember 2025 (Jumat)
08:00 – 14:30 WITA
Bali International Hospital, Auditorium (Lantai 2)
Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo
Sp.PD-KHOM, FINASIM, FACP
Senior Consultant, Specialist in Medical Oncology
Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia
Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FINASIM, FACP adalah salah satu pakar hematologi dan onkologi medis yang paling dihormati di Indonesia. Beliau merupakan Guru Besar Hematologi–Onkologi Medik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; mantan Presiden International Society of Internal Medicine (ISIM); mantan Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI); dan saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), di mana beliau memimpin inisiatif nasional dalam pencegahan, deteksi dini, advokasi, dan edukasi kanker.
Sebagai klinisi yang sangat berpengalaman, Prof. Aru telah mengabdikan kariernya untuk memajukan perawatan kanker, meningkatkan kesembuhan pasien, dan memperkuat layanan onkologi di seluruh nusantara. Saat ini, beliau juga turut memberikan keahliannya dalam merawat pasien di Icon Cancer Centre di Bali International Hospital, membantu menghadirkan perawatan kanker kelas dunia lebih dekat ke masyarakat lokal. Kepemimpinan beliau dalam kolaborasi Icon–YKI mencerminkan komitmen bersama untuk memberikan perawatan yang penuh welas asih, berbasis bukti medis, serta memperluas dukungan dan kesadaran kanker di seluruh negeri.
Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo
Sp.Onk.Rad(K)
Senior Consultant, Specialist in Radiation Oncology
Prof. Dr. dr. Soehartati Gondhowiardjo Sp.Onk.Rad(K) adalah ahli onkologi radiasi yang sangat disegani dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Beliau memainkan peran utama dalam kemajuan onkologi radiasi di tanah air, dengan minat klinis khusus pada kanker toraks (paru), kanker pediatrik (anak), dan keganasan hematologi.
Prof. Tati sangat berjasa dalam memperkenalkan teknik radiasi terkini di Indonesia. Dedikasinya membawa beliau memegang berbagai posisi kepemimpinan strategis di tingkat nasional dan regional, termasuk sebagai Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional (KPKN) periode 2014–2019, Pendiri dan Mantan Presiden Southeast Asian Radiation Oncology Group (SEAROG), salah satu pendiri dan Mantan Presiden Federation of Asian Organizations for Radiation Oncology (FARO), serta Pendiri sekaligus Presiden Perhimpunan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi Indonesia (PORI/IROS).
Selain dikenal karena pendekatannya yang berpusat pada pasien dan keahliannya dalam radiasi, beliau juga merupakan mentor tepercaya yang membentuk generasi baru ahli onkologi radiasi di Indonesia.
dr. Karmen Wong
MBBS, MRCP, FRCP, MMed (Int Med), FAM
Medical Director, Icon Cancer Centre Singapore
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, dr. Karmen Wong adalah seorang ahli onkologi medis terkemuka yang memiliki spesialisasi khusus dalam menangani kanker payudara dan ginekologi.
Nama Dr. Wong sudah tidak asing lagi bagi banyak perempuan Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok yang hangat dan dipercaya oleh para pasiennya, serta diakui luas atas kontribusinya dalam dunia pengobatan kanker di kawasan Asia.
Beliau punya peran besar dalam mendirikan program perawatan kanker payudara multidisipliner pertama di National Cancer Centre Singapura, sekitar 20 tahun lalu. Dr. Wong juga menjadi pelopor program transplantasi sumsum tulang untuk penanganan tumor padat di Singapore General Hospital (SGH) pada tahun 1997. Dedikasinya di bidang ini sudah mulai mendapat pengakuan sejak tahun 1988, saat beliau meraih penghargaan atas presentasinya di Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-9 SGH.
dr. Nat Lenzo
BMedSc, BSc, FRACP, MSc, MMed, MBBS
Clinical Director (Asia Pacific): Molecular Imaging and Nuclear Oncology
Dengan pengalaman spesialisasi lebih dari 25 tahun, dr. Nat Lenzo memimpin departemen Pencitraan Molekuler dan Onkologi Nuklir di Icon Group. Dedikasinya dalam memajukan opsi pengobatan dan memperjuangkan akses yang lebih luas terhadap precision medicine (pengobatan presisi) memberikan dampak yang mendalam bagi pasien di seluruh Australia dan Asia-Pasifik, termasuk Bali.
Sebagai seorang klinisi dan peneliti yang penuh semangat dan dihormati, dr. Lenzo kerap diundang untuk berbicara di berbagai konferensi internasional bergengsi. Beliau telah menulis lebih dari 60 publikasi ilmiah peer-reviewed dengan spesialisasi dalam pencitraan molekuler dan terapi target.
Di samping praktiknya di Icon, dr. Lenzo juga menjabat sebagai Adjunct Clinical Professor di bidang Kedokteran di Curtin University dan Notre Dame University, Australia.
dr. Venita Eng
M. Sc, CT
Palliative and Hospice Care Physician
dr. Venita Eng adalah dokter perawatan paliatif dan hospice dengan sepuluh tahun pengalaman yang didedikasikan untuk membantu pasien dan pendamping (caregiver) mengoptimalkan kualitas hidup mereka. Beliau menerapkan pendekatan holistik yang menyeluruh, mencakup pencegahan dan penanganan masalah fisik, psikososial, hingga spiritual.
Lulus dengan predikat distinction untuk gelar Master of Science in Palliative Care dari Newcastle University di Inggris, dr. Venita kemudian melanjutkan fellowship klinis internasional dalam Perawatan Paliatif dan Suportif di National Cancer Centre Singapore dan Assisi Hospice. Pengalaman ini semakin memperdalam keahlian beliau dalam manajemen nyeri dan gejala yang komprehensif, dukungan emosional, serta perawatan berbasis tim yang holistik.
Berbekal pengalaman global dan keahlian khusus, dr. Venita hadir dengan penuh empati untuk mendampingi pasien dan keluarga mereka melalui setiap tahapan perjalanan perawatan.
Agenda acara
| Time | Event |
| 08:00 – 08:30 | Registrasi Kopi, teh dan hidangan ringan akan tersedia |
| 08:30 – 08:45 | Sambutan dan Perkenalan oleh Perwakilan Icon Cancer Centre, Bali International Hospital, dan Yayasan Kanker Indonesia |
| 08:45 – 10:30 | Presentasi dari 5 (lima) pakar medis terkemuka dari bidang onkologi, kedokteran nuklir dan perawatan palitif |
| 10:30 – 11:30 | Diskusi panel dan sesi tanya-jawab bersama pari ahli |
| 11:30am – 13:30pm | Ishoma dan ramah tamah Tersedia mushola di Bali International Hospital |
| 13:30 – 14:30 | Tur fasilitas rumah sakit (opsional) |